TERBARU :

'PK' Panen Kecaman, Shahrukh Khan Pasang Badan Bela Aamir Khan


Kapanlagi.com - Banyaknya pihak yang mengecam PK yang dibintangiAamir Khan, membuat Shahrukh Khan angkat bicara. Saat ditemui awak media belum lama ini, Shahrukh membela sahabatnya itu dan mengatakan bahwa tidak seharusnya demo dan tuntutan dialamatkan kepada Aamir.
Menurut Shahrukh Khan, sebelum sebuah film naik tayang di layar lebar, pihak sensor film sudah melakukan banyak hal. Adegan yang tak layak sudah dihapus, dan setelah merasa aman, baru film itu dilemparkan ke publik.
"Saya pikir, film yang sudah menjalani masa sensor sudah tak perlu lagi dipertanyakan. Film di India harus menjalani sensor ketat, meski akan selalu ada orang-orang yang mengalami masalah dengan itu. Tapi, mempermasalahkan PK, sama dengan mempertanyakan logika orang-orang yang ada di badan sensor film," bela Shahrukh seperti dilansir dari PinkVilla, Kamis (8/1).
Shahrukh menilai, tidak ada yang salah dengan film PK. Hanya orang-orang yang memiliki pikiran negatif yang merasa bahwa film ini mengandung pesan yang buruk.

"Kalau pikirannya positif, film ini tidak kontroversial kok. Bukan masalah juga. Tidak akan membangkitkan hal negatif dan bisa ditonton semua orang," lanjut ayah tiga orang anak tersebut.

Sejauh ini, Shahrukh merasa bahwa badan sensor sudah melakukan hal yang seharusnya mereka lakukan. Dan meski beberapa orang memiliki pemikiran yang radikal soal sensor, tapi hasil akhir dari badan sensor adalah keputusan final. Tak bisa diganggu gugat lagi.
Sampai saat ini, demo dan protes soal film PK masih menghiasi ranah Bollywood. Namun pengadilan sudah memutuskan bahwa film ini tidak memiliki masalah. Pengadilan juga menolak gugatan yang diajukan kepada Aamir, sutradara film dan produser film PK.
Pendapatan film PK sendiri berbanding lurus dengan protes yang mereka dapatkan. Sampai saat ini, PK menjadi film terlaris sepanjang sejarah film Bollywood, khususnya di ranah penjualan tiket domestik.
Editor: Dedi Sutrisno

Tugce Albayrak, Gadis Muslim Yang Bikin Jerman Menangis


Tugce Albayrak

Kapanlagi.com - Kematian adalah salah satu hal yang menyedihkan. Apalagi ketika ditinggalkan oleh orang yang sangat penting dan istimewa, maka kematian itu bisa menjadi sesuatu yang begitu menghancurkan hati. Sepertinya hal itu tengah dialami oleh publik Jerman yang berduka akan kematian Tugce Albayrak.
Tugce adalah seorang gadis berusia 23 tahun yang tinggal di Waechtersbach, negara bagian Hesse, Jerman. Gadis Jerman berdarah Turki itu meninggal pada 28 November lalu dalam sebuah kematian yang menggegerkan publik Jerman, seperti dilansir BBC News.
Video yang merekam kekerasan terhadap Tugce Albayrak foto via BBC News

Semua bermula pada 15 November lalu saat Tugce tak tinggal diam ketika ada dua orang perempuan yang mengalami pelecehan seksual di sebuah toilet restoran cepat saji di kota Offenbach, dekat Frankfurt. Tugce terlibat adu mulut dan baku hantam dengan para tersangka karena dia berusaha mati-matian menyelamatkan dua perempuan malang itu.
Namun gadis beragama Islam itu justru mengalami kejadian mengerikan karena para pria pelaku pelecehan seksual itu melakukan serangan brutal kepada Tugce di lapangan parkir. Saat itu seorang tersangka yang diketahui bernama Senal M melakukan pukulan fatal yang membuat Tugce terbanting ke tanah dan tak bergerak. Hal itu membuat Tugce mengalami koma selama dua pekan sebelum akhirnya tim dokter menyimpulkan jika mahasiswi keguruan itu tak akan pernah sadar karena mengalami mati otak.
Proses salat jenazah Tugce Albayrak foto via BBC News

Dengan kondisi perih dan berat hati, orangtua Tugce menghentikan alat penopang kehidupan tepat di hari ulang tahun Tugce ke-23, akhir pekan lalu. Aksi Tugce ini langsung mengundang kepedulian Jerman dan global. Bahkan Presiden Joachim Gauck menyebut Tugce sebagai sosok teladan yang sangat berani. Bahkan sebuah petisi yang ditanda-tangani 100 orang mendesak Tugce untuk meraih Order of Merit, penghargaan tertinggi Jerman sebagai pahlawan.
Bukan hanya Jerman, publik dunia pun sangat memuji aksi Tugce dan merasakan kehilangan mendalam. Hingga tak heran di hari pemakamannya, seluruh warga Jerman dari berbagai agama dan budaya turut menangis akan kepergian gadis Muslim pemberani itu. Selamat jalan Tugce. (bbc/aia)
Editor: Dedi Sutrisno

Tim SAR Indonesia Telah Bertindak Hebat

Kapten Laut (Kolonel) Christopher Budde (kanan), Direktur Operasi Armada ke-7 Angkatan Laut AS.  (US Navy)
VIVAnews - Sejumlah negara memuji efektifnya Indonesia menggelar operasi pencarian pesawat AirAsia QZ8501, yang jatuh di Selat Karimata setelah tiga hari hilang.
Walau harus mencari pesawat di lautan yang begitu luas dengan gelombang besar dan cuaca kurang bersahabat, kerjasama apik antara Basarnas, TNI, dan para nelayan setempat berhasil menemukan puing-puing Airbus 320-200 beserta beberapa jenazah, yang diduga kuat adalah penumpang dan awak AirAsia.
Militer AS, yang turut membantu pencarian dengan mengirim kapal perang tipe destroyer USS Sampson ke perairan Indonesia, juga memuji efektivitas tim pencari di Indonesia. Pujian dilontarkan oleh Kapten Laut (Kolonel) Christopher Budde, Direktur Operasi Armada Ketujuh Angkatan Laut AS, yang berpangkalan di Yokosuka, Jepang.   
"Pemerintah dan Basarnas Indonesia secara luar biasa dan sangat cepat mengorganisir upaya pencarian pesawat itu, yang melibatkan sejumlah negara," kata Budde, yang bertugas memantau operasi kapal-kapal perang AS dari Armada ke-7, termasuk USS Sampson.
Walau lokasi AirAsia telah ditemukan sendiri oleh pihak RI, Budde mengatakan bahwa AS tetap menyiagakan kapalnya di lautan Indonesia agar sewaktu-waktu siap membantu evakuasi korban dan puing-puing pesawat AirAsia apabila diminta oleh pemerintah setempat.
Lewat sambungan telepon Rabu pagi, 31 Desember 2014, VIVAnews dan stasiun berita internasional CNN berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan Budde, yang menjelaskan tujuan kehadiran USS Sampson di Laut Jawa. Menurut Budde, kapal perang tersebut telah tiba di Indonesia pada Selasa, 30 Desember 2014 dan ikut serta dalam operasi pencarian bersama tim SAR Indonesia. 
Berikut petikan wawancara dengan Kolonel Budde:

Puing pesawat AirAsia telah ditemukan pada Selasa sore, 30 Desember 2014. Sejauh apa keterlibatan kapal USS Sampson dalam upaya operasi pencarian dan evakuasi korban?

Kapal USS Sampson adalah salah satu kapal penghancur dan pemandu yang kami miliki, telah bergabung dalam operasi pencarian kemarin. Helikopter dari kapal USS Sampson bersama dengan pesawat dari Angkatan Udara Indonesia berhasil menemukan puing pesawat kemarin. 

Jadi, kapal USS Sampson sudah bergabung dalam operasi pencarian sejak kemarin?

Ya, kapal kami telah tiba dan langsung bergabung kemarin.  

Apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh USS Sampson?

Kapal USS Sampson akan tetap berada dan ikut menjadi bagian dari tim penyelamat bersama dengan negara lain dan pusat tim penyelamat Indonesia. Tugas kami untuk mencari lokasi puing pesawat dan jika diminta kami turut membantu operasi pemulihan. 

Apakah kapal USS Sampson sebelumnya pernah dilibatkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan semacam ini?

Kapal ini memang belum pernah terlibat dalam kegiatan semacam itu. Namun, kapal dan pesawat lainnya dari komando ke-7 pernah terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan Malaysia Airlines MH370 di awal tahun 2014.

Bantuan apa setahu Anda yang sebenarnya dibutuhkan Pemerintah Indonesia dari Amerika Serikat?

Sejauh ini Pemerintah Indonesia telah meminta bantuan pencarian yang bisa terpenuhi dengan adanya kehadiran kapal USS Sampson. Setelah puing pesawat ditemukan, maka kini prosesnya beralih ke pencarian bangkai pesawat di dalam laut. AL AS memiliki peralatan yang tersedia sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Pemerintah Indonesia.  

Apakah kapal ini juga akan ikut mencari keberadaan kotak hitam pesawat AirAsia?

Kapal kami akan ikut berpartisipasi dalam proses upaya pencarian dan diarahkan oleh tim penyelamat dari Indonesia. Kami tidak memiliki peralatan saat ini di kapal untuk menemukan kotak hitam. 

Apakah di dalam kapal juga dilengkapi sonar untuk menemukan kotak hitam?

Tidak, kapal kami tidak dilengkapi dengan peralatan itu untuk menangkap sinyal ping kotak hitam.  

Jika melihat medan yang ada di Indonesia, apakah sulit menurut Anda untuk menemukan seluruh penumpang, puing pesawat dan kotak hitam? 

Saya pikir Pemerintah Indonesia tidak akan mengalami kesulitan untuk menemukan bangkai pesawat dan kotak hitam. Area jatuhnya pesawat berada di perairan dangkal, sehingga mempermudah proses pencarian. Seperti yang kita semua ketahui Angkatan Bersenjata Indonesia memiliki kemampuan dan peralatan yang cukup lengkap. 

Yang Anda maksud perairan dangkal, berapa jauh kedalamannya?

Saya yakin sekitar 108 kaki. 

AL AS juga pernah terlibat dalam operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang juga dinyatakan hilang di tahun 2014. Kalau Anda bisa membandingkan, bagaimana operasi pencarian yang terjadi saat itu? Apakah pencarian MH370 jauh lebih sulit dibandingkan AirAsia QZ8501?

Saya pikir operasi pencarian Malaysia Airlines MH370 jauh lebih kompleks. Ketika menggelar operasi pencarian, kami masih belum yakin lokasi di mana jatuhnya pesawat.

Sementara, dalam insiden jatuhnya pesawat AirAsia, Pemerintah Indonesia terlihat lebih siap dan mengetahui lokasi jatuhnya pesawat.
Selain itu, tim SAR Indonesia juga melakukan hal yang hebat dan bisa secara cepat langsung bergerak dalam operasi multinasional ini, termasuk di dalamnya juga berkoordinasi dengan Amerika Serikat.

Berapa lama kapal USS Sampson akan ikut bergabung dalam operasi pencarian AirAsia ini?

USS Sampson akan berlabuh di di Laut Jawa selama dibutuhkan oleh Pemerintah Indonesia dan dapat memberikan bantuan yang bermanfaat bagi Indonesia. 

Jadi, tidak akan ada batasan waktu tertentu, kapan kapal tersebut harus ditarik ke pangkalannya?

Tidak. Namun, saya ingin kembali menekankan, setelah melihat upaya pencarian, Pemerintah RI, Tentara Nasional Indonesia dan tim SAR telah melakukan hal yang hebat dalam mengelola operasi pencarian multinasional ini. Semua terkoordinasi dengan baik. (aba)

Editor: Dedi Sutrisno

Dirampok, WNA Belgia Kapok Main ke Lombok


Pelaku bahkan tega menebas tangan korban.


VIVAnews - Dijarah sejumlah orang tidak dikenal saat berwisata ke Lombok Tengah, wisatawan Belgia mengaku kapok untuk datang kembali ke sana. Pernyataannya itu terlontar usai dirinya memberi keterangan di Polres Lombok Tengah, Selasa, 30 Desember 2014. 

Wisman Belgia yang menjadi korban perampokan

Warga Negara Asing (WNA) bernama lengkap Francine Christian, 42 tahun mengaku mengalami trauma atas kejadian perampokan yang dialaminya. Sabtu siang, 27 Desember, menjadi hari nahas bagi dirinya saat melintas di wilayah perkampungan Dusun Belangsong, Desa Kidang Praya Timur, Lombok Tengah. Sejumlah orang menghampirinya kemudian menodongkan senjata tajam, kemudian menggasak semua barang berharga yang dimilikinya.

Saat itu ia mengaku tak berdaya melawan, salah seorang di antara pelaku tak segan melukai dirinya, hingga mengakibatkan luka robek di bagian tangan. Iapun baru bisa memberi laporan ke polisi, setelah 2 hari terbaring dengan luka jahitan di tangan. "Saya sedang jalan-jalan mengunjungi tempat wisata menarik di Lombok Tengah. Tiba-tiba datang sekelompok pemuda menodongkan pisau, mengambil motor, uang, dan kamera," jelas Christian kesal.

Usai kejadian itu, dibantu beberapa orang warga, ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis akibat luka tebas. Laporan WNA itu ditindak cepat jajaran Kepolisian Resort Lombok Tengah.

Melalui keterangan beberapa orang saksi mata, polisi meringkus 4 dar 5 orang yang diduga sebagai pelaku perampokan. Mereka adalah Dani, 16 tahun, Rudi, 15 tahun, Hadi, 20 tahun dan Damak, 21 tahun, yang ternyata warga sekitar tempat kejadian perampokan.

"Motif pelaku yang jelas karena terbelit ekonomi, ingin memiliki barang-barang korban. Ini masih kita kembangkan, karena kami baru meringkusnya pagi tadi," ujar Kapolres Lombok Tengah, AKBP Supriadi saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, masih tersisa satu orang lagi yang masih dalam pengejaran. Ia mengimbau kepada pelaku agar menyerahkan diri, sebelum nantinya pihaknya terjun melakukan pengejaran dengan delik pemberatan pada pidana pelanggaran hukum. Atas perbuatannya, para pelaku terjerat pasal 365 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Editor: Dedi Sutrisno

Sejarah Tahun Baru Masehi dan Hukum Merayakannya

Beberapa saat lagi kita akan menyaksikan perayaan besar, perayaan yang rutin dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia setiap tahunnya. Perayaan itu adalah perayaan  tahun baru. Perayaan yang dibuat secara meriah dan tentu saja dengan biaya yang tidak murah.



Perayaan tahun baru masehi memiliki sejarah panjang.
Banyak di antara orang-orang yang ikut merayakan hari itu tidak mengetahui kapan pertama kali acara tersebut diadakan dan latar belakang mengapa hari itu dirayakan.


Kegiatan ini merupakan pesta warisan dari masa lalu yang dahulu dirayakan oleh orang-orang Romawi. Mereka (orang-orang Romawi) mendedikasikan hari yang istimewa ini untuk seorang dewa yang bernama Janus, The God of Gates, Doors, and Beeginnings.
Janus adalah seorang dewa yang memiliki dua wajah, satu wajah menatap ke depan dan satunya lagi menatap ke belakang, sebagai filosofi masa depan dan masa lalu, layaknya momen pergantian tahun. (G Capdeville “Les épithetes cultuels de Janus” inMélanges de l’école française de Rome (Antiquité), hal. 399-400)

Fakta ini menyimpulkan bahwa perayaan tahun baru sama sekali tidak berasal dari budaya kaum muslimin.
Pesta tahun baru masehi, pertama kali dirayakan orang kafir, yang notabene masyarakat paganis Romawi.
Acara ini terus dirayakan oleh masyarakt modern dewasa ini, walaupun mereka tidak mengetahui spirit ibadah pagan adalah latar belakang diadakannya acara ini.
Mereka menyemarakkan hari ini dengan berbagai macam permainan, menikmati indahnya langit dengan semarak cahaya kembang api, dsb.

Turut merayakan tahun baru statusnya sama dengan merayakan hari raya orang kafir. Dan ini hukumnya terlarang. Di antara alasan statement ini adalah:

Pertama, turut merayakan tahun baru sama dengan meniru kebiasaan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita untuk meniru kebiasaan orang jelek, termasuk orang kafir. Beliau bersabda,
من تشبه بقوم فهو منهم
Siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.
(Hadis shahih riwayat Abu Daud) 
Abdullah bin Amr bin Ash mengatakan,
من بنى بأرض المشركين وصنع نيروزهم ومهرجاناتهم وتشبه بهم حتى يموت خسر في يوم القيامة
“Siapa yang tinggal di negeri kafir, ikut merayakan Nairuz dan Mihrajan (hari raya orang majusi), dan meniru kebiasaan mereka, sampai mati maka dia menjadi orang yang rugi pada hari kiamat.” 
Kedua, mengikuti hari raya mereka termasuk bentuk loyalitas dan menampakkan rasa cinta kepada mereka. Padahal Allah melarang kita untuk menjadikan mereka sebagai kekasih dan menampakkan cinta kasih kepada mereka. Allah berfirman,
يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا عدوي وعدوكم أولياء تلقون إليهم بالمودة وقد كفروا بما جاءكم من الحق …
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (rahasia), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..
(QS. Al-Mumtahanan: 1) 
Ketiga, Hari raya merupakan bagian dari agama dan doktrin keyakinan, bukan semata perkara dunia dan hiburan. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang di kota Madinah, penduduk kota tersebut merayakan dua hari raya, Nairuz dan Mihrajan. Beliau pernah bersabda di hadapan penduduk madinah,
قدمت عليكم ولكم يومان تلعبون فيهما إن الله عز و جل أبدلكم بهما خيرا منهما يوم الفطر ويوم النحر
Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; idul fitri dan idul adha.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i). 
Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang dirayakan penduduk madinah, isinya hanya bermain-main dan makan-makan. Sama sekali tidak ada unsur ritual sebagaimana yang dilakukan orang majusi, sumber asli dua perayaan ini. Namun mengingat dua hari tersebut adalah perayaan orang kafir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammelarangnya. Sebagai gantinya, Allah berikan dua hari raya terbaik: Idul Fitri dan Idul Adha.
Untuk itu, turut bergembira dengan perayaan orang kafir, meskipun hanya bermain-main, tanpa mengikuti ritual keagamaannya, termasuk perbuatan yang telarang, karena termasuk turut mensukseskan acara mereka.

 Keempat, Allah berfirman menceritakan keadaan ‘ibadur rahman (hamba Allah yang pilihan),
و الذين لا يشهدون الزور …
Dan orang-orang yang tidak turut dalam kegiatan az-Zuur…
Sebagian ulama menafsirkan kata ‘az-Zuur’ pada ayat di atas dengan hari raya orang kafir. Artinya berlaku sebaliknya, jika ada orang yang turut melibatkan dirinya dalam hari raya orang kafir berarti dia bukan orang baik.

Sumber : www.konsultasisyariah.com
 
Copyright © 2014. Radio BKL Media - All Rights Reserved
Tentang | Official | Legalitas | Jadwal Acara | Struktur
Supported by Lombok Online | Copas Template
Contact : Admin Radio BKL Media